Gerd Adalah

gerd adalah – Gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah kondisi asam lambung yang ulang naik ke kerongkongan (esofagus). Kondisi ini menyebabkan heartburn, sakit dada, dan juga iritasi pada kerongkongan.Ketika seseorang berdiri atau duduk, gravitasi membantunya untuk menghambat isi perut ulang naik ke esophagus. Karena itu, tanda-tanda GERD mampu memburuk disaat penderita tengah berbaring.Penyakit GERD mampu berjalan sebagian waktu sehabis penderita makan, waktu kuantitas dan keasaman di dalam lambung lebih tinggi, dan otot katup (sfingter) lambung tidak bekerja bersama baik.Kebanyakan orang mampu mengendalikan tanda-tanda penyakit refluks gastroesofagus bersama pergantian model hidup dan obat-obatan. Tetapi sebagian penderita lain butuh operasi untuk menanggulangi keluhannya.

Gerd Adalah

GERD
Dokter spesialis Penyakit Dalam
Gejala Heartburn, tenggorokan mulai mengganjal, mual
Faktor risiko Makanan dan minuman, obat, pergantian hormon
Metode diagnosis Endoskopi, barium enema
Pengobatan Perubahan model hidup, obat-obatan, operasi
Obat Antasida, PPI, H2 receptor antagonist
Komplikasi Penyempitan dan tukak di esofagus, Barret’s esophagus
Kapan wajib ke dokter? Gejala GERD lebih dari dua kali seminggu
Tanda dan tanda-tanda gerd
Karena sebagian tanda-tanda yang mirip, GERD kerap di anggap sebagai penyakit maag atau apalagi serangan jantung.Sebenarnya, terdapat beragam tanda-tanda GERD yang mampu dialami oleh penderita. Mari liat penjelasannya di bawah ini:
Heartburn sebagai tanda-tanda utama GERD
Sensasi seperti terbakar di dada (heartburn) merupakan tanda-tanda GERD yang paling umum. Keluhan ini umumnya berjalan sehabis penderita makan, dan memburuk disaat di malam hari.Heartburn termasuk mampu makin lama kronis pada posisi tertentu, bila waktu pengidap berbaring atau membungkuk.gerd adalah
Gejala umum GERD lainnya
Sensasi seperti ada yang mengganjal di tenggorokan
Sakit dada
Kesulitan menelan
Kembalinya makanan atau cairan asam ke kerongkongan (regurgitasi)
Cepat kenyang
Mual
Muntah
Batuk kering kronis, terlebih di malam hari
Radang tenggorokan
Sesak napas seperti asma, apalagi mampu memburuk
Tidur yang terganggu
Gejala GERD pada bayi dan anak-anak
GERD termasuk mampu berjalan pada bayi dan anak-anak bersama tanda-tanda berupa:
Sering gumoh atau muntah
Batuk
Masalah pernapasan
Pertumbuhan yang tidak sesuai bersama usia
Penyebab gerd
Penyebab GERD adalah katup di bagian bawah kerongkongan yang tidak mampu menutup bersama sempurna. Katup satu arah ini umumnya terbuka untuk sebagian waktu disaat Anda menelan, dan pada kondisi normal katup dapat tertutup ulang setelahnya.Ketika katup tidak menutup kembali, akibat yang berjalan adalah asam lambung dapat ulang naik ke kerongkongan.Hingga waktu ini, pemicu melemah atau rusaknya katup esofagus belum diketahui. Namun para pakar menduga bahwa ada sebagian segi yang mampu menambah risiko tersebut.Faktor-faktor risiko GERD berikut meliputi:
1. Konsumsi makanan dan minuman tertentu
Kopi
Cokelat
Makanan berlemak, pedas, dan digoreng
Jus buah atau buah yang asam, seperti jeruk, tomat, dan nanas
Rempah-rempah, contohnya bawang putih dan bawang bombay
Minuman bersoda
Rokok
Alkohol
2. Menggunakan obat-obatan golongan tertentu
Beberapa model obat mampu sebabkan terjadinya refluks asam lambung. Contohnya, obat golongan antikolinergik, antidepresan, antihistamin, beta adrenergik, nitrat, calcium-channel blocker.
3. Perubahan hormon tubuh
Perubahan kandungan hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh mampu pula berperan di dalam menambah mungkin terjadinya GERD. Misalnya, peningkatan hormon progesteron selama kehamilan atau pemberian terapi pengganti hormon estrogen pada wanita menopause.
4. Gangguan tertentu
Orang yang mengalami hernia hiatus dan mempunyai sfingter esofagus bagian bawah yang pendek (kurang dari 3 cm), dikatakan mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit GERD.
5. Gangguan kecemasan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gangguan kegelisahan mampu memperparah tanda-tanda GERD.
6. Faktor risiko lainnya
Obesitas atau kegemukan
Kehamilan
Penyakit paru, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Khusus pada bayi, penyakit refluks asam lambung mampu terlihat akibat otot sfingternya yang belum tumbuh bersama sempurna. Ini berarti, GERD pada bayi mampu pulih bersama sendirinya seiring pertambahan umur anak.Meski begitu, tanda-tanda penyakit asam lambung naik pada bayi wajib diwaspadai jika tak kunjung menghilang sehabis Si Kecil berusia satu tahun.
Diagnosis gerd
Untuk meyakinkan diagnosis GERD, dokter mampu memakai sebagian tes di bawah ini:
Endoskopi
Pada prosedur endoskopi, dokter dapat memasukkan alat lewat tenggorokan sampai ke lambung. Endoskop adalah selang tipis dan juga lentur yang disempurnakan bersama kamera dan lampu di ujungnya.Endoskop dapat membantu dokter untuk memeriksa bagian di dalam esofagus dan lambung. Dokter termasuk mampu sekaligus mengambil alih sampel jaringan untuk diuji (biopsi).
Esophageal manometry
Esophageal manometry bertujuan mengukur kekuatan otot sfingter esofagus. Prosedur ini memakai selang kateter yang disempurnakan bersama sensor tekanan.Dokter dapat memasukkan kateter berikut lewat hidung pasien menuju esofagus sampai sampai ke lambung.
Esofagografi dengan barium enema
Pasien dapat diberi cairan kontras bernama barium enema, lalu merintis X-ray. Lartan ini dapat memperjelas ada tidaknya bayangan dan bagian abnormal pada tenggorokan, lambung, dan usus halus.
Pemantauan pH (tingkat keasaman) di esofagus selama 24 jam
Dokter dapat memakai monitor untuk memantau tingkat keasaman di dalam esofagus. Langkah ini memiliki tujuan meyakinkan ada tidaknya refluks atau memantau efektivitas terapi penghambat asam yang tengah digunakan.

Cara membuat sembuh gerd

Cara membuat sembuh GERD umumnya dapat tergantung pada tingkat keparahan GERD dan berapa lama pasien sudah mengalaminya. Dokter mampu merekomendasikan sebagian langkah penanganan di bawah ini:
1. Merubah model hidup
Meski bukan termasuk pengobatan GERD yang utama, pergantian model hidup mampu dijalankan untuk mengurangi frekuensi tanda-tanda refluks serta mencegah kekambuhan. Pasien mampu melakukannya dengan:
Menghindari makanan dan minuman yang sebabkan tanda-tanda GERD
Mengunyah makanan bersama baik sampai benar-benar lembut
Makan bersama porsi yang lebih sedikit
Berhenti merokok
Jangan langsung berbaring sehabis makan, berikan jeda sebagian jam terlebih dulu
Tidur bersama posisi kepala lebih tinggi
Jangan mengenakan pakaian ketat
Menurunkan berat badan jika pasien berlebihan berat badan
Melakukan teknik relaksasi untuk mengendalikan stres dan gangguan kecemasan
2. Obat-obatan
Sederet obat GERD yang mampu diresepkan oleh dokter meliputi:
Antasida
Antasida adalah obat untuk menetralkan asam lambung. Obat ini mampu meredakan tanda-tanda GERD bersama cepat.gerd adalah
Proton pumb inhibitor (PPI)
Umumnya, pengobatan dengan proton pumb inhibitor diberikan oleh dokter selama 6-8 minggu. Setelah itu, penanganan mampu dilanjutkan bersama dosis pemeliharaan selama empat bulan atau hanya waktu diperlukan.Dokter dapat pilih dosis lanjutan berikut berdasarkan tingkat keparahan radang esofagus (esofagitis) yang dialami oleh pasien.Omeprazole, lansoprazole, esomeprazole, rabeprazole, dexlansoprazole, dan pantoprazole merupakan semisal obat proton pumb inhibitor yang mampu dirsepkan oleh dokter.
H2 receptor blocker
H2 receptor blocker hanya efisien pada pengobatan esofagitis tingkat enteng sampai sedang. Obat ini mampu membantu di dalam mengurangi produksi asam lambung. Contohnya, ranitidine, famotidine, cimetidine, dan nizatidine.
Prokinetik
Prokinetik merupakan golongan obat yang dapat membantu pasien untuk mengosongkan lambung bersama lebih cepat, seperti adalah metoclopramide atau cisapride.
3. Operasi
Cara ini mampu dijalankan jika tidak ada perbaikan sehabis menerima terapi obat. Jenis operasi yang biasa dijalankan adalah:
Fundoplication
Fundoplication adalah operasi untuk mengikat otot sfingter esofagus bawah. Dengan ini, refluks mampu dicegah.
Pemasangan LINX
LINX adalah alat khusus bersifat cincin yang memiliki kandungan magnet. Alat ini dapat dipasang di bagian sfingter yang melemah.Magnet pada LINX dapat membantu otot sfingter menutup dan menghambat naiknya isi lambung ke kerongkongan.
Endoskopi
Dokter termasuk mampu memakai jahitan untuk mengencangkan otot sfingter lewat prosedur endoskopi.
Komplikasi GERD
Apabila tidak ditangani bersama saksama, penyakit GERD mampu sebabkan komplikasi sebagai berikut:
Penyempitan esofagus yang mampu sebabkan ada masalah menelan
Luka terbuka atau tukak di dinding esofagus yang mampu sebabkan rasa nyeri, perdarahan, dan juga ada masalah menelan
Barret’s esophagus yang mampu menambah risiko kanker esofagus
Cara menghambat gerd
Cara menghambat GERD memang belum ada. Namun Anda mampu jalankan sederet langkah berikut untuk hindari munculnya tanda-tanda penyakit asam lambung naik ini:
Makan bersama porsi yang lebih kecil
Menjaga berat badan supaya senantiasa pada batas ideal
Jangan makan sambil tiduran, duduklah bersama tegak
Jangan langsung berbaring sehabis makan, tunggulah sekitar satu jam sebelum akan melakukannya
Membatasi mengonsumsi makanan berlemak
Menghindari mengonsumsi makanan yang mampu sebabkan tanda-tanda GERD
Jangan makan menjelang tidur, dan berikan jeda sekitar tiga jam
Tidur bersama possisi kepala lebih tinggi, bila memakai dua bantal
Tidak mengenakan busana ketat, terlebih di bagian perut
Berhenti merokok

Kapan wajib berkonsultasi bersama dokter
Mengalami tanda-tanda asam lambung naik bukan berarti Anda tentu mengidap penyakit GERD. Anda perlu menghubungi dokter apabila Anda:
Mengalami gejala-gejala GERD setidaknya dua kali di dalam seminggu
Mengalami tanda-tanda GERD yang kronis sampai mengganggu kesibukan sehari-hari

Apa yang wajib dipersiapkan sebelum akan berkonsultasi bersama dokter
Sebelum pemeriksaan, Anda mampu buat persiapan sebagian hal di bawah ini:
Buat daftar seputar tanda-tanda yang Anda rasakan.
Catat riwayat penyakit yang pernah dan tengah Anda alami. Demikian pula bersama riwayat medis keluarga.
Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
Catat pertanyaan-pertanyaan yang menginginkan Anda ajukan pada dokter.
Mintalah keluarga atau kawan untuk mendampingi Anda waktu berkonsultasi ke dokter. Mereka mampu memberi tambahan pemberian moral maupun membantu Anda di dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.

Apa yang dapat dijalankan dokter pada waktu konsultasi
Dokter Anda mungkin dapat mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Anda. Bersiap untuk menjawabnya. Berikut adalah sebagian pertanyaan yang mungkin dapat ditanyakan:
Kapan Anda mulai mengalami gejala?
Seberapa kronis tanda-tanda Anda?
Apakah tanda-tanda Anda berjalan berkesinambungan atau hanya sesekali?
Apa ada hal yang mampu memperbaiki atau memperburuk tanda-tanda Anda?
Apakah Anda pernah terbangun dari tidur malam akibat tanda-tanda GERD?
Apakah tanda-tanda Anda memburuk sehabis makan atau waktu berbaring?
Apakah makanan atau rasa asam pernah terlihat di belakang tenggorokan Anda?
Apakah Anda mengalami ada masalah menelan atau wajib mengubah pola makan akibat keluhan ini?
Apakah Anda mempunyai segi risiko berkaitan GERD?
Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
Apakah berjalan pergantian peningkatan atau penurunan pada berat badan Anda?
Apakah Anda pernah melacak pemberian medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang sudah Anda coba?
Setelah itu, dokter dapat jalankan pemeriksaan fisik dan merekomendasikan pemeriksaan penunjang. Langkah ini memiliki tujuan meyakinkan diagnosis GERD supaya penanganan yang tepat mampu diberikan.