Contoh Kalimat Perintah

contoh kalimat perintah – Setelah di awalnya mengkaji kata-kata simpleks dan kompleks, kali ini kita bakal mengkaji mengenai umpama kata-kata perintah. Pokok-pokok yang bakal dipelajari diawali berasal dari pengertian, ciri-ciri, contoh, dan jenis-jenis kata-kata perintah.

Contoh Kalimat Perintah

Kalimat Perintah merupakan kata-kata yang mempunyai kandungan arti meminta/memerintah seseorang untuk jalankan sesuatu. Arti kata-kata perintah adalah kata-kata yang isinya menyuruh orang lain untuk jalankan sesuati yang kita kehendaki. Kalimat perintah jika dilisankan berintonasi naik di awal dan berintonasi di akhir.contoh kalimat perintah

B. Ciri-Ciri Kalimat Perintah

Berikut ini merupakan ciri-ciri kata-kata perintah, yaitu

Kalimat perintah jika dilisankan berintonasi naik di awal dan berintonasi rendah di akhir
Kata yang berintonasi naik, biasanya kata dasar.
Berpola kata-kata inversi (PS).
Menggunakan partikel -lah atau -kan.
Menggunakan sinyal seru (!) andaikan digunakan didalam bhs tulis.
C. Contoh Kalimat Perintah

Contoh kata-kata perintah:

Tolong matikan kran air itu!
Jangan mengakibatkan ribut, anak-anak!
Buang sampah itu!
Masukkan barang-barang ini ke didalam bagasi mobil!
Antarkan surat ini kepada pak RT saat ini juga!
Marilah kita manfaatkan tekstil buatan didalam negeri demi menyukseskan program pemerintah!
Ayolah bersenam pagi tiap-tiap hari supaya badan kita jadi sehat!
Jangan membuang air di sini!
Jangan makan roti itu!
Saya berharap anda hadir pada acara kembali tahunku!
Saya minta kerjakan tugasmu tepat waktu!
Saya mohon anda mampu datang di acara pesta kembali tahunku!
Kami mohon kepada-Mu, ya tuhan, tunjukkanlah jalan yang lurus yang engkau ridhoi!
Biarlah saya yang memikul masalah ini sendirian!
Biarkan dia menangis seperti itu!
Maju jika anda berani!
Ambil saja kado yang kau memberikan jika kau tidak malu terhadapnya!
Isilah bersama berikan sinyal centang pada jawaban yang benar!
Susunlah supaya membentuk lingkaran penuh!
Hendaknya Anda bersedia jadi pengurus kesibukan itu!
Terima kasih Anda tidak menolak untuk jadi pembawa acara pada malam reuni nanti!
Mohon kembalikan buku itu di meja saya!
Silakan masuk!
Tolong buatkan kopi untuk Ayah!
Hendaknya anda pulang sekarang!
Harap datang tepat waktu!
Sebaiknya cepat bawa adikmu ke rumah sakit!
Sudilah Anda membantu saya selesaikan tugas ini!
Tutup semua daerah yang mampu menampung air!
Lepaskan semua tirai jendela itu!
Buka semua pintu di rumah ini!
Ambilkan saya semua makanan yang ada di sini!
Periksa semua kamar di hotel ini dan temukan orang tersebut!
Hidupkan lampumu pas belajar supaya matamu tidak sakit!
Matikan semua lilin terapi ini!
Temuilah ayahmu kendati hanya sebentar saja!
Letakkan semua bingkisan ini di atas meja makan!
Kuburkan semua barang bekas ini di halaman belakang!
Buanglah semua sampah ini di daerah pembuangan akhir!
Berdoalah kepada Tuhan untuk kesembuhan ibumu!
Parkirkan kendaraanmu bersama benar supaya selalu aman pas kau tinggalkan!
Minumlah obatmu sesuai keputusan dokter!
Katakan semua yang kau lihat pada polisi itu!
Kemasi semua bajumu dan pulang saat ini juga!
Ayo kita budayakan kesibukan membaca pada anak-anak!
Marilah kita semua memelihara kebersihan diri sendiri dan lingkungan!
Marilah kita lestarikan budaya gotong royong di lingkungan masyarakat!
Ayo belajar bersama tekun!
Marilah berantas jentik-jentik nyamuk di lingkungan kurang lebih kita!
Jangan bermain HP pas makan!
Jangan menyingkirkan sampah di sungai jika tidak menghendaki banjir lagi!
Jangan ikut-ikutan mengakibatkan keadaan pemilu jadi jadi panas!
Jauhkan anakmu berasal dari pergaulan yang tidak benar!
Jangan jerumuskan anakmu bersama merokok di dekatnya!
Jauhkan keluargamu berasal dari bahaya asap rokok!
Jauhkan normalitas menunda pekerjaan!
Jangan mengajarkan normalitas bangun siang kepada anak-anakmu!
Mohon untuk memperhitungkan lamaran saya sekali lagi!
Tolong beri saya kesempatan untuk melakukan perbaikan semua kesalahanku di era lalu!
Tolong jauhi saya terasa pas ini!
Harap tenang sepanjang di daerah ini!
Tolong pinjami saya modal untuk mengawali usaha!
Mohon setujui permintaanku untuk pergi merantau!
Tolong jangan sakiti kembali ibu bersama perkataan kasarmu!
Tolong hormati keputusanku untuk muncul berasal dari organisasi ini!
Tolong jangan bertele-tele didalam memberikan pendapat!
Sebaiknya Anda datang dan berharap maaf kepada semua karyawan!
Sebaiknya anda muncul berasal dari pekerjaan secepatnya!
Seharusnya anda yang memohon, bukannya orang tuamu!
Seharusnya pemerintah peka pada persoalan rakyatnya!
Andaikan ada makanan di daerah ini!
Rapikan kamarmu saat ini juga!
Tulisanmu tidak mampu dibaca!
Andaikan ada yang mengambilkanku payung untuk menerobos hujan ini!
Ibu menyuruhku merapikan kamar segera sehabis bangun tidur.
Ayah memintaku untuk fokus belajar.
Saya sangat senang jika anda bersedia menemaniku datang ke pesta nanti malam.
Ratna berharap Galih untuk setia menunggunya pulang berasal dari Jerman.
Adik memintaku untuk membelikan es krim kesukaannya.
Semua pemuka agama berharap umatnya untuk tidak terprovokasi isu-isu SARA.
Dini menyuruhku untuk menjemputnya di terminal Tugu nanti malam.
Aktivis lingkungan itu menyuruh kita untuk memelihara kebersihan lingkungan.
Kakak menyuruh semua temannya minta maaf kepadaku dikarenakan sudah mengejekku.
Orator berharap para pengunjuk rasa selalu rapatkan barisan.
Silakan masuk dan duduk di daerah yang sudah disediakan!
Silakan mengajukan pertanyaan berkenaan topik obrolan hari ini!
Bapak Camat dipersilakan untuk mengimbuhkan sambutannya kepada warga!
Jangan mau terima suap sekecil apapun!
Ayo tegakkan hukum untuk siapa saja dan apa pun jabatannya!
Tunjukkan semua pekerjaanmu saat ini juga!
Kumpulkan semua pekerjaan rumah teman-temanmu!
Bawa hasil kerajinan tangan ini ke laboratorium karya!
Rajinlah belajar supaya sukses hidupmu kelak!
Kumpulkan botol-botol bekasmu dan memberikan kepada pemulung bersama cuma-cuma!
Mohon untuk mengimbuhkan wejangan yang membangun untuk toko kami!
Jangan pernah berbicara kasar kepada ke dua orang tua!
Ambil semua sampah yang berserakan itu!
Tunjukkan semua barang bawaanmu kepada petugas pemeriksa!
D. Jenis-Jenis Kalimat Perintah

Berikut ini merupakan jenis-jenis kata-kata perintah, yaitu

1. Kalimat Perintah Biasa

Kalimat perintah biasa adalah kata-kata perintah yang isinya berisi perintah secara segera untuk jalankan sesuatu. Kalimat ini kerap digunakan didalam obrolan sehari-hari, baik secara lisan ataupun tulisan.

Contoh:

Lakukan apa yang anda bisa!
Makanlah nasi itu!
Tonton film itu sampai selesai!
Tutup saja jendela itu!
Buka pintu itu!
2. Kalimat Perintah Ajakan

Kalimat perintah ajakan adalah kata-kata perintah yang berisi ajakan kepada seseorang untuk jalankan hal sesuai hasrat orang yang memerintah. Kalimat ini ditandai bersama ada kata perintah ayo, marilah, dll.

Contoh:

Marilah membaca buku ilmu alam!
Mari lari pagi tiap-tiap hari!
Ayo memberikan duwit itu kepada pengemis di ujung jalan raya!
Ayolah, bergegas bersama cepat!
3. Kalimat Perintah Larangan

Kalimat perintah larangan bertujuan untu melarang seseorang untuk berbuat sesuatu. Jenis kata-kata perintah biasanya dicirikan bersama ada kata perintah “jangan”.

Contoh:

Jangan pukuli kucing itu!
Jangan berhenti membantu sesama!
Jangan mencuri!
Jangan tidur di sini!
Jangan bermalas-malasan!
Dilarang membuang sampah sembarangan!
Jangan duduk di kursi itu!
Di larang pacaran sebelum saat memadai umur!
Jangan manfaatkan make-up sangat tebal!
4. Kalimat Perintah Permintaan/Permohonan

Kalimat perintah permohonan atau permohonan adalah type kata-kata perintah yang berisi suatu permohonan kepada seseorang untuk jalankan sesuatu. Jenis kata-kata ini digunakan untuk suatu permohonan atau perintah yang sangat diinginkan untuk dilakukan.

Contoh:

Diminta untuk semua mahasiswa untuk belajar lebih tekun!
Mohon untuk yang belum membayar SPP segera di bayar!
Diohon untuk para siswa belajar lebih giat!
5. Kalimat Perintah Mempersilahkan

Kalimat perintah mempersilahkan adalah kata-kata perintah yang berharap seseorang untuk jalankan suatu hal tapi bersama bhs yang sopan. Kalimat ini manfaatkan kata dipersilahkan di awal kalimatnya.

Contoh:

Para hadirin di persilahkan duduk kembali!
Bagi yang belum mendapat kartu, silahkan ambil di ruang usaha!
Para mahasiswa baru silahkan ambil nomer ke depan meja!
Silahkan untuk yang menghendaki membayar untuk pergi ke kasir!
Semua hadirin dipersilakan berdiri!
Silakan bekerja secara mandiri!
Silakan berbaris secara rapi!
6. Kalimat Perintah Berupa Saran

Kalimat perintah wejangan adalah kata-kata perintah yang berisi wejangan bersama berharap seseorang jalankan sesuatu. Kalimat ini berisi mengenai wejangan yang biasanya manfaatkan kata sebaiknya atau semestinya dan lainnya.

contoh:

Sebaiknya anda jangan tidur sangat malam nanti sakit!
Harusnya anda bilang pernah ke ibu!
Hendaknya anda beri dia sedikit uang!
Sebaiknya anda segera muncul berasal dari sini!
Harusnya anda tidak muncul berasal dari daerah itu!
7. Kalimat Perintah Sindiran

Kalimat ini berisi mengenai sindiran untuk orang lain supaya orang lain jalankan sesuatu.

Contoh:

Kotor sekali ruangan ini!
Makanannya sudah habis!
Makananmu belum habis!
Minum susunya tetap utuh!
Andaikan ada yang mengambilkanmu minuman!
8. Kalimat Perintah Berbentuk Berita

Kalimat ini berisi mengenai kata-kata berita yang di dalamnya mempunyai kandungan suruhan.

Contoh:

Saya terasa senang jika Anda jadi pendonor di rumah sakit nanti.
Saya terasa di hargai jika saya di undang di acara anda.

Itulah tadi merupakan umpama kata-kata perintah yang mampu kalian jadikan contoh, semoga bersama mempelajarinya kalian mampu mengakibatkan kata-kata perintah bersama benar. Jangan lupa juga untuk membaca artikel lainnya, supaya mampu memperluas wawasanmu. Terima kasih!